Probolinggo — SMKN 1 Banyuanyar berkolaborasi dengan Fotran Indonesia menyelenggarakan kegiatan Outbound Capacity Building pada 5 September 2026 di Bremi Eco Park, Probolinggo. Kegiatan ini menjadi sarana pengembangan kapasitas sekaligus momentum untuk memperkuat kekompakan, komunikasi, dan kerja sama seluruh peserta di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala SMKN 1 Banyuanyar, Setio Wawan Adiatma, M.Pd. Menurutnya, kegiatan capacity building tidak hanya menjadi aktivitas untuk membangun kebersamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kembali semangat dan rasa memiliki terhadap sekolah.
Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya membangun rasa memiliki terhadap SMKN 1 Banyuanyar sebagai rumah bersama. Rasa memiliki tersebut diharapkan tumbuh melalui kepedulian, tanggung jawab, serta kemauan setiap individu untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan sekolah.
Berbagai kendala dan tantangan yang selama ini dihadapi sekolah, menurutnya, tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti melangkah. Sebaliknya, setiap tantangan harus menjadi cambuk dan bahan evaluasi untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas, serta bersama-sama mengharumkan nama SMKN 1 Banyuanyar.
“Sekolah ini adalah milik kita bersama. Karena itu, setiap tantangan yang kita hadapi harus menjadi cambuk untuk terus bergerak, berbenah, dan memberikan yang terbaik. Dengan rasa memiliki dan kebersamaan, kita bisa membawa SMKN 1 Banyuanyar semakin maju dan semakin dikenal karena prestasinya,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, Fotran Indonesia mengemas kegiatan dengan konsep experiential learning, yaitu proses pembelajaran yang diperoleh melalui pengalaman langsung. Berbagai aktivitas dan permainan kelompok dirancang untuk mengembangkan kemampuan teamwork, komunikasi, kepemimpinan, problem solving, serta pengambilan keputusan.
Setiap tantangan mendorong peserta untuk saling berkoordinasi, membangun kepercayaan, memahami pembagian peran, serta menemukan strategi bersama untuk mencapai tujuan. Peserta juga diajak menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan kemampuan beradaptasi dan menyelesaikan permasalahan secara kolaboratif.
Salah satu permainan yang paling menarik perhatian peserta adalah tantangan menyalakan api lilin dengan rintangan lemparan air. Permainan sederhana tersebut dikemas dengan filosofi yang berkaitan erat dengan kehidupan dan perjalanan sekolah.
Lilin yang tetap menyala menjadi simbol semangat setiap peserta untuk terus berkontribusi bagi sekolah. Api tersebut menggambarkan harapan, motivasi, dedikasi, dan tekad untuk menjaga semangat dalam memberikan yang terbaik bagi SMKN 1 Banyuanyar.
Sementara itu, lemparan air menjadi simbol berbagai kendala, tekanan, dan tantangan yang dapat datang kapan saja. Tantangan tersebut tidak selalu dapat dihindari, tetapi harus dihadapi dengan ketangguhan, strategi, kesabaran, dan kerja sama.
Api yang berusaha dipadamkan oleh derasnya lemparan air mengajarkan bahwa semangat tidak boleh mudah padam hanya karena menghadapi kesulitan. Justru ketika tantangan semakin besar, diperlukan kekompakan yang semakin kuat untuk menjaga api tersebut tetap menyala.
Filosofi tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan untuk memajukan sekolah tentu tidak selalu mudah. Akan ada berbagai persoalan dan hambatan yang harus dihadapi. Namun, selama seluruh warga sekolah memiliki semangat yang sama, saling mendukung, dan bergerak bersama, setiap tantangan dapat diubah menjadi kekuatan untuk tumbuh dan berkembang.
Tidak hanya berorientasi pada aktivitas dan permainan, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi refleksi. Peserta diajak mengevaluasi pengalaman yang diperoleh selama mengikuti setiap tantangan dan menghubungkannya dengan situasi nyata di lingkungan sekolah.
Dari proses tersebut, peserta dapat mengenali potensi diri, memahami karakter anggota tim, serta menyadari pentingnya komunikasi dan sikap saling menghargai dalam membangun kerja sama.
Melalui kegiatan Outbound Capacity Building ini, SMKN 1 Banyuanyar bersama Fotran Indonesia berharap tercipta peningkatan kapasitas individu maupun tim. Peserta diharapkan mampu membawa pengalaman yang diperoleh ke dalam lingkungan sekolah, terutama dalam membangun komunikasi yang lebih efektif, meningkatkan kekompakan, serta menghadapi berbagai tantangan dengan sikap positif dan kolaboratif.
Kegiatan yang berlangsung di tengah suasana alam Bremi Eco Park tersebut berjalan dengan penuh antusiasme. Selain memberikan pengalaman yang menyenangkan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarindividu, menumbuhkan rasa memiliki, dan membangun budaya kerja sama yang positif di lingkungan SMKN 1 Banyuanyar.
Pada akhirnya, capacity building bukan sekadar tentang menyelesaikan permainan, tetapi tentang bagaimana setiap pengalaman menjadi pembelajaran untuk dibawa kembali ke sekolah—menjaga api semangat, menghadapi setiap tantangan, dan bersama-sama mengharumkan nama SMKN 1 Banyuanyar.
@Bremi Eco Park, Probolinggo
5 September 2026
Fotran
100% Untuk Indonesia
IG : fotranindonesia
Web: fotranindonesia.com
Review Kami di Google Review :
https://g.page/r/CeQ58AVSXc9qEBM/review
